Jumat, 07 September 2018
Penggunaan Aplikasi LiveBoard dalam Pembelajaran
Pendayagunaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam pendidikan adalah untuk mencapai efektivitas dan efisiensi pendidikan yang optimal, Suatu keharusan, karena TIK memiliki potensi dan fungsi yang sangat besar suka atau tidak suka arus TIK telah mengalir pada setiap aspek kehidupan. Oleh karena itu diperlukan perubahan paradigm dalam pendidikan guna peningkatan kualitas pendidikan.Kemajuan TIK dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sekaligus sumber belajar dalam upaya peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
Selain itu peran penting integrasi TIK dalam proses pembelajaran adalah untuk membangun keterampilan masyarakat abad 21, yaitu : 1) keterampilan melek TIK dan media; 2)keterampilan berpikir kritis; 3) keterampilan memecahkan masalah; 4) keterampilan berkomunikasi efektif; dan 5) keterampilan bekerjasama secara kolaboratif. Untuk itu diperlukan suatu gerakan budaya pemanfaatan dan pendayagunaan TIK untuk pendidikan.
Indonesia merupakan negara yang luas dan memiliki kondisi geografis yang terkadang terkendala dalam penyelenggraan system pembelajaran secara berkualitas. Untuk mewujudkan ketersediaan sarana pembelajaran bermutu, merata dan dapat dijangkau oleh masyarakat di wilayah terpencil sekalipun, maka kementrian pendidikan dan kebudayaan mengembangkan akses pembelajaran secara elektronik dalam bentuk “Liveboard ”. Sistem pembelajaran dalam “Liveboard ” ini memungkinkan pendidik dan peserta didik dapat berkomunikasi secara virtual dan tidak selalu membutuhkan interaksi langsung antara pembelajar dengan pendidik dan memungkinkan pembelajar akan berinteraksi secara mandiri dengan sumber belajar.
Saat ini aplikasi liveboard memiliki beberapa memiliki beberapa vasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh guru, siswa maupun masyarakat dalam bentuk Kelas Maya, Sumber Belajar, Bersosialisasi Kurikulum 2013, Profesi Berkelanjutan dan Wahana Jelajah Angkasa. Aplikasi “Liveboard ” saat ini memiliki konten-konten pembelajaran yang merupakan kolaboratif hasil karya guru-guru di seluruh Indonesia,
selain konten-konten yang dikembangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Fasilitas yang ada diliveboard juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh guru-guru di daerah demi terwujudnya kualitas pendidikan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
Untuk dapat mendayagunakan dan memanfaatkan TIK khususnya “Liveboard ”baik sebagai media pembelajaran maupun sebagai sumber belajar perlu adanya berbagai kesiapan baik infrastruktur maupun manusianya. Berdasarkan sejumlah survey yang telah dilakukan, terdapat beberapa factor yang sering menjadi keluhanpara guru, antara lain; tidak tersedianya peralatan, mahalnya akses internet, kurangnya pengetahuan dan kemampuan menggunakan TIK alias gaptek, kurangnya dukungan kebijana, dll. Sekurang-kurangnya ada lima factor yang harus dipenuhi untuk terjadinya optimalisasi pendayagunaan dan pemanfaatan TIK di sekolah, yaitu factor infrastruktur,SDM, konten, kebijakan dan budaya.
Dalam rangka meningkatkan keterampilan masyarakat/guru abad 21 dan mengoptimalkan pendayagunaan dan pemanfaatan TIK serta berdasarkan alas an alasan sebagaimana tersebut diatas, maka UPT Teknologi dan Komunikasi Pendidikan menganggap perlu untuk mengadakan kegiatan TOC Pengembangan MediaPembelajaran Menggunakan TIK bagi guru SMP/MTs, SMA/MA/SMK
Langganan:
Postingan (Atom)
Featured post
Kementerian Agama Raih Predikat Tertinggi IKADA dengan Nilai 98,86
Kementerian Agama kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat tertinggi dalam Indeks Kualitas Data Aparatur Sipil Negara...
-
PROGRAM KERJA TAHUN PELAJARAN 2024/2025 A. KEGIATAN AWAL TAHUN PELAJARAN 1. Penerimaan Siswa Baru 2. Kegiatan Matsama 3. Menganalisis ...
-
Dalam semangat memperingati Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia (TNI) , dan berdasarkan template yang dibagikan oleh Kepala Kementerian Aga...