Kamis, 25 Januari 2024

Sejumlah siswa dan guru sibuk menyulap halaman Madrasah menjadi sebuah pasar kecil


Malinau (Humas MTsN Malinau) Sejumlah siswa dan guru kelas MTs Negeri Malinau sibuk menyulap halaman sekolah menjadi sebuah pasar kecil. Rabu, Senin 26/01  mereka belajar menjadi pengusaha dalam sebuah variasi pembelajaran bernama Market Day.

Riski menuturkan ada berbagai macam jenis barang dagangan yang dijual seperti aneka minuman, makanan, jajanan ringan, kue, roti yang unik. Pembelinya adalah siswa dari kelas lainnya, guru dan jajaran staff TU MTs Negeri Malinau


Kepala Madrasah menyambut baik kegiatan ini dilaksanakan sekali setiap bulan, Melihat produk yang dijual oleh siswa, Baharuddin berdecak kagum. “saya sangat bangga dengan hasil belajar siswa dalam proyek ini, saya juga berterimakasih kepada Bapak Ibu Guru pembimbing yang telah mendampingi siswa mendapatkan pengalaman berharga ini” . Ungkapnya  

“Pembelajaran ini tidak  hanya menambah pengetahuan tentang konsep jual beli dan uang tapi membuat anak merasa bahagia mengikuti proses belajar yang menyenangkan,” kata Baharuddin.


Lebih lanjut Baharuddin berpesan dalam sambutannya, agar anak-anak terbiasa menjaga kebersihan, jujur, dan bertanggungjawab dalam setiap hal sekecil apapun.
Konsep Market Day ini memang sengaja dirancang sebagai bentuk variasi pembelajaran yang fun learning. Anak diajak memahami konsep materi dengan pembelajaran praktek secara langsung.


Minggu, 21 Januari 2024

Upacara hari senin, 22 Januari 2024, Pembina Upacara, Nur Ahmad Arif. P. S.ST


Malinau (Humas MTs Negeri Malinau) Senin, 22/01/2024 MTs Negeri Malainau melaksanakan upacara bendera di halaman madrasah, Senin (22/01). Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Senin dan merupakan simbol semangat serta komitmen seluruh warga madrasah untuk memulai hari dengan semangat yang baru.


Kelas VIIIB dengan bangga menjadi petugas pada upacara kali ini. Dengan semangat mereka bertugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Dalam sambutan inspiratifnya, Nur Ahmad Arif. P. S.ST memberi apresiasi kepada petugas Upacara dengan memberi tepuk tangan yang meriah. “pada hari ini saya melihat petugas upacara sudah melaksankan tugasnya dengan baik, saya berharap kelas yang lain bisa menjadikan contoh di upacara berikutnya.” Ungkapnya.   

Pada kesempatan tersebut, Nur Ahmad juga mengingatkan kepada seluruh siswa putra ketika baris berbaris bisa menjadikan contoh barisan Putri, mereka tidak bergerak sama sekali, jangan hanya  ada guru di belakang yang mengawasi baru barisannya teratur.


Disampaikan juga bahwa hendaklah belajar mendisiplin diri, terutama pada saat KBM tidak ada yang ke kantin, atau ke WC berbarengan. Ke kantin pada saat Istirahat saja. Dan apabila guru tidak hadir, maka diharapkan siswa cukup di dalam kelasnya saja masing-masing mengerjakan tugas-tugasnya.Ungkapnya.

 


Featured post

Kementerian Agama Raih Predikat Tertinggi IKADA dengan Nilai 98,86

Kementerian Agama kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat tertinggi dalam Indeks Kualitas Data Aparatur Sipil Negara...